|
|
 |
 |
|
Friday, April 07, 2006
Suami Istri Bertengkar? Pakai Tulisan Saja
hampir semua pasangan suami istri pernah mengalami yang namanya perselisihan, hanya saja intensitasnya yang berbeda-beda, kadang ada yang berselisih tiap hari dengan ketegangan yang tinggi, ada pula yang jarang-jarang, namanya juga 2 manusia dengan karakter yang berbeda tentu saja ada saja prinsip yang tidak sejalan dalam menentukan sikap. dari judul yang saya tulis itu sudah jelas, jika terjadi pertengkaran, cukup pakai tulisan saja paling tidak yang ada dalam pikiran saya saat ini adalah ada beberapa hal positif jika (para pasangan suami istri) mengaplikasikannya jika terjadi perselisihan/pertengkaran, diantaranya adalah: 1. jika pasangan suami istri itu sudah dikaruniai anak, tentu ini akan membangun karakter si anak sedari kecil, karena dia "tidak pernah" melihat ayah-ibunya bertengkar, sehingga dia tidak ada kesempatan untuk meniru. Sudah banyak contoh anak yang "tersesat" gara-gara broken home dan terlalu sering melihat ketidakbahagiaan orang tua 2. memberikan kesampatan suami-istri untuk berpikir sebelum mengungkapkan sesuatu, hal ini tidak terjadi pada saat suami-istri bertengkar secara langsung, karena (jika tidak bisa mengendalikan diri) yang ada hanya amarah dan itu membuat orang tidak bisa berpikir dengan akal sehat. 3. berlatih bersabar dan masih banyak lagi.... itu baru positifnya (paling tidak itu opini yang berkembang dalam kepala saya sekarang), sekarang apakah ada negatifnya? silahkan berkomentar dan share juga di sini
Sunday, April 02, 2006
Wah ada-ada juga tantangan mbak hanum yang satu ini he..he.. tapi okelah kuberanikan diri untuk menuliskan impian-impian yang selama ini terpendam di dasar lubuk hati, jan-jane ngunu yo rodo sungkan tapi gak popo wis aku tulis whae Impian pertamaku, Hmmm... mbalas semua jasa ibu bapak yang udah susah payah mengurusku dari bayi sampe sekarang, tapi dengan apa ya mesti kubalas? mungkin hanya do'a yang bisa kuhadiahkan pada mereka, semoga diberi kesehatan, kebahagiaan dunia akhirat. Impian keduaku, Punya bisnis di bidang IT, entah cuman jualan Komputer atau jadi karyawan di bagian IT, tapi dengan kemampuan pas-pasan cukup nggak yah? he..he... yang lagi pengen didalami saat ini adalah desain grafis dan hardware, pengen juga sekali-kali ngerasain kuliah di informatika, cuman koq bisa ya dulu nyasar kuliah di Matematika? hmmm... udah jodonya kali :D specifikasi PC impianku hmmm... apa ya? (saat ini) minimal Intel Centrino berotak ganda (dual core), RAM-512MB cukuplah, minimal HD 80 GB... tapi maklum mimpi hanyalah mimpi, yaa namanya juga mimpi, mau diapa-apain juga tetep mimpi, lagi-lagi kesendat masalah aliran dana, emamng dasar mimpi untuk pilihan OS masih ke linux SuSE, walaupun masih coba-coba belajar, tapi yang jelas makin kesengsem sama OS satu ini, cuman sayang belum berani install di PC sendiri, jadinya cuma berani utak-atik PC punya orang, maklumlah PC ane statusnya "Public PC" he..he.. takut nanti banyak yang protes Impian ketigaku, Sudah 1 tahun ini pasti ngiler kalau lihat camera digital :D tapi harganya itu lho masih jauh di mato tuk kugapai, aliran dana lagi kurang stabil, ya udah akhirnya hanya bisa meratapi kesengsaraanku..... hiks... :'( Impian keempatku (yang paling kuimpikan), Kelak jika di syurga Allah aku ingin kembali berkumpul dengan ibu, bapak, kakak, keponakan, istri, nenek, kakek, sahabat-sahabatku, ya Allah masukkan kami ke syurga bersama-sama dengan orang yang kami cintai! kira-kira begitu...... ------------------------------------------------------------------------
Friday, March 24, 2006
Assalaamu'alaykum Alhamdu liLLah puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala, salam dan shalawat semoga Allah berikan kepada Rasulullah SallAllahu 'alayhi wa sallam Setelah beberapa waktu utak-atik blog ini (ditambah koneksi yang lelet :-P), akhirnya Allah mengijinkan saya untuk menyelesaikannya setelah sempat tanya ke sana ke sini. Ada beberapa perubahan tema pada blog ini, yang dulu hanya berlatar belakang hitam, sekarang sudah berubah berlatar belakang bumi dan bulan, iya itulah tema dari blog ini. Sengaja image latar belakang saya buat dengan mode grayscale, karena agar penampakannya (asli bukan hantu... :D) tidak mengganggu (interferensi) halaman depannya, fitur yang ditambahkan pada latar belakang ini adalah "fixed background mode" yang memungkinkan hanya halaman depan saja yang bergerak jika di-scrolling, dan tidak pada latar belakang (tidak kompatibel untuk Mozilla Firefox, hmmm kenapa ya? padahal yang diutak-atik cuman script HTML-nya, duh...... ternyata standarisasi W3C masih belum menyeluruh :'( ada masukan?). Untuk ini saya ucapkan terima kasih kepada akh Yudho, atas kerja samanya berbagi ketidak-tahuan he..he.. (mulai utak-atik script CSS sampai JAVA, eeehhh.... ujung2nya cuman penambahan di script HTML-nya :D) Pemodifikasian lain adalah pada header-nya, sesuai dengan tema blog "Bumi dan Bulan", dan juga penambahan link favorite + friend (ini mah nggak usah disebut he..he..) Padahal kalo' dipikir-pikir nggak nyambung juga antara tema blog dan isi, tema blog kemana isinya juga kemana? hee..he.. nggak papa-lah cuek aja.... :-P Begitu saja sambutan dari saya (mirip pidato pak camat yak?) kurang lebihnya mohon maaf. Wassalaamu'alaykum --------------------------------------------------------------------- NB: silahkan sampaikan saran kritik-nya demi perbaikan pada blog ini, asalkan ngak muluk-muluk :D
Tuesday, March 14, 2006
The End of Wanderings --- Moon and Earth
satu demi satu kakinya melangkah menapaki jalan terjal memulai pengembaraan yang membentang di depan hanya berbekal tekad dan ketulusan ketika itu kasih sayang Yang Maha Pengasihpun tidak lupa ia pinta
waktupun berlalu
ketika hati merindukan bagiannya perlahan tapi pasti dia melihat ada cahaya harapan yang menyala di sana walaupun cahaya itu jauh di ujung mata memandang tapi dia yakin akan ada lilin pemandu yang membawa kesana
setapak demi setapak dia menuju cahaya itu walaupun dengan tertatih dan nafas yang tersengal dia yakin, karena ada Yang Maha Hidup yang ada di atasnya yang akan memberikan lilin pemandu untuk berjalan di kegelapan malam
diapun berjalan dan terus berjalan
selangkah lagi pengembaraannya akan berakhir dilihatnya cahaya itu begitu dekat dan terang seolah memberikan pertanda akan terang seluruh hidupnya
iapun mengambil langkah terakhir langkah yang membawanya menggapai cahaya itu dengan penuh harap, dia beranikan diri untuk meraihnya dan benar, cahaya itu sangat menenangkan
syukurpun terucap dari lidah untuk Rabb-nya sujudpun tidak lupa dia persembahkan pula untukNya
karena dia telah mengakhiri pengembaraan dan menemukan bagian hatinya
------------------------------------------
Monday, February 13, 2006
Ketika tuntutan itu datang
Resah dan gelisahmenunggu di sinidi sudut sekolah, tempat yang kau janjikaningin jumpa denganmuwalau mencuri waktuberdusta pada guru.... du..du..duhe..he... koq malah nyanyi "Semut-semut merah"-nya Obbi Messach..... kalo' masih kepingin nyanyi terusin aja sendiri.. :-P Sebenarnya nggak ada hubungannya dengan lagu di atas, walaupun hanya di baris pertama-nya saja yang sedikit mewakili perasaan ketika menghadapi sebuah tuntutan, sering kita dihadapkan kepada 2 pilihan yang masing-masing punya konsekuensi serius, yang sangat beresiko ketika ditinggalkan salah satu, apatah lagi kita tinggalkan keduanya, sedangkan di sisi lain pilihan itu tidak bisa kita ambil dua-duanya. Resah dan Gelisah..... sudah pasti itu Dalam hal ini sering sifat seseorang diperlihatkan dengan sesungguhnya, apakah dia termasuk bijaksana dalam memberikan keputusan atau tidak, bahkan beriman atau tidaknya seseorang, Allah bisa mengukur dari bagaimana dia menerima dan bersikap terhadap ujian yang dijalaninya. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (Al-Ankabuut : 2) Tetapi Allah sudah pasti lebih mengerti kapasitas kemampuan kita, bahkan lebih dari apa yang kita tahu terhadap diri kita. Hanya itu keyakinan yang tersisa....... Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (Al-Baqarah : 286)
-------------------------------------------------------------------------- Hakeem bin Zain (di saat hati menghadapi banyak tuntutan)
Thursday, January 26, 2006
Elegi Duka Seorang Sahabat
Ada saat jeda, Ketika segala rasa duka, kecewa, bahagia, nestapa campur aduk memenuhi ruang dada Ada saat jeda, Kala nurani kita berkata "aku telah melakukan semua..." Lalu iapun sesak oleh sebongkah rasa, hampa... Sejenak, berhentilah... Saat duka membahasakan diri lewat bahasa tangis Tempatkan ia di ruang-ruang sujudmu Agar meneteskan energi ke sudut-sudut jiwamu Kita lahir sendiri, Matipun sendiri masalah demi masalah datang silih berganti tumpuk menumpuk, kadang tak menyisakan apapun kecuali sesak kalau saja tak ada iman di dadamu mungkin putus asa telah menghampirimu beberapa hari sebelum kepergian (wafat) Rasulullah s.a.w menghadap Rabb sang maha pengasih, Abu Muhaihibah dipanggil untuk menemani beliau ziarah ke pekuburan Baqi', nabi berdiri lantas mengucapkan salam kepada ahli kubur, "Assalamu'alaikum, wahai ahli kubur, mudah-mudahan apa yang kalian alami lebih menyenangkan daripada yang dihadapi manusia selain kalian. Fitnah akan datang kepada mereka secara beruntun, seperti beruntunnya potongan-potongan malam yg gelap. Yang terakhir menyusul yang terdahulu, dan yang terakhir lebih jelek dari yang sebelumnya" moga cerita di atas dapat sedikit meringankan beban hatimu beberapa abad yg lalu Rasul mulia telah mengisyaratkan kepada kita tentang sesuatu yang bakal kita hadapi, hidup terkadang berat, sejatinya ia adalah medan yang diciptakan Allah untuk menilai siapa yang paling baik amalnya, dengarlah Allah berfirman pada kita : "... Dialah yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa diantara kamu yang paling baik amalnya, dan Dia maha perkasa lagi maha pengampun", TQS. Al-Mulk:2 let's try to alwas do the best agar Allah menempatkan kita di tempat yang terbaik "Barangsiapa yang menginginkan kemuliaan, maka sungguh hanya milik Allah lah segala kemuliaan itu. Kepada-Nya lah naik kalimah yang baik dan diangkat-Nya lah amal yang shalih..." TQS. Faathir: 10 menjadi mulia di mata Allah, di mata manusia dengan kalimah thayyibah dan amal shalih. biarlah tasbih, dzikir ketika berdiri, duduk, berbaring dan amal shalih kita meningkahi hari-hari berat yang kita lalui agar ketika kita menghadap Tuhan, kita mengahadap dengan hati yang bersih kita lahir sendiri, matipun sendiri maka, berhentilah sejenak untuk sekedar merenung dan bermuhasabah Karena berhenti pun bagian dari gerak Seperti pun tidur yang bagian dari hidup Sama halnya seperti pegas yang harus ditarik mundur ke belakang untuk menghasilkan daya dorong yang lebih kuat Jangan lupa, coba dengarkan sedikit senandung dari Ebiet G Ade Roda zaman menggilas kita Terseret tertatih-tatih Kini hidup terus diburu Berpacu dengan waktu Tak ada yang dapat menolong, selain yang disana.. Tak ada yang dapat membantu, selain yang disana... Dialah, Tuhan.... Dialah.. Tuhan... (utukmu sahabatku.. agar dapat kau bersenandung kembali lantas gundah itupun terbang bersama bayu)
------------------------------------------------------------- ditulis oleh Nurul Hilyati
Friday, December 02, 2005
Selamatkan Palestina.....!!
Selamatkan Palestina...!! Download untuk menyaksikan bagaimana penderitaan anak-anak Palestina akibat kekejaman bangsa yahudi >>> Download <<< Sumber : InfoPalestina.com
Sunday, November 27, 2005
Pelajaran Berharga Dari Seorang Kakek
Beberapa waktu lalu, tepatnya hari sabtu tanggal 26 Nopember, Yayasan Dana Sosial al-Falah (YDSF) cabang Malang mengadakan silaturrahim dan Halal bi Halal dengan para donaturnya, lumayan banyak, ada sekitar 150 orang yang datang, dan saya termasuk salah satu panitia acara tersebut. Acara itu bertempat di Masjid Ahmad Yani yang berada tidak jauh dari kantor YDSF Malang karena memang satu kompleks.
Di satu kesempatan saya ngobrol-ngobrol dengan salah seorang peserta yang sebenarnya bukan donatur, beliau termasuk jama'ah tetap masjid itu.
Di usianya yang ke-75 lebih ternyata semangatnya untuk mencari ilmu sungguh luar biasa, bayangkan tempat tinggalnya jauh dari masjid Ahmad Yani, yaa.. kurang lebih ada sekitar 12 KM, tetapi hampir tiap hari dia datang ke Masjid untuk mengikuti kajian yang diadakan oleh takmir masjid Ahmad Yani, ya... hampir tiap hari. Dan ternyata bukan masjid Ahmad Yani saja yang dikunjungi, melainkan masid-masjid lain.
"Ya, saya ini sudah tua nak, sebenarnya apa yang diberikan Allah pada saya itu lebih dari cukup, usia saya sekarang 75, sudah buyut saya sekarang, berarti sudah dapat bonus sekitar 12 tahun melebihi nabi Muhammad, kan beliau cuma 63 tahun." kata Kakek itu.
"Saya sekarang sudah tidak mengharapkan apa-apa lagi dari Allah, umur sudah lebih, anak-anak sudah bisa dibilang sukses, mau apa lagi? Satu-satunya yang saya harapkan dari Allah hanyalah agar sisa hidup saya yang mungkin tinggal sebentar lagi ini menjadi lebih barokah, bermanfaat, dan saya bisa mengakhiri hidup saya dengan Husnul Khatimah, akhir yang baik" sambung kakek yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang servis sepeda motor yang kemudian kata-kata kakek itu saya amini.
Sepulang dari acara saya sedikit merenung, kelak ketika saya diberikan Allah berupa usia yang panjang, apakah saya akan berpikiran seperti kakek itu? yang semakin ikhlas menjalani sisa usianya?
Wa Allahu a'lam.........
semoga kita dimasukkan Alah ke dalam golongan orang yang bertawakkal... amiien
Hakeem bin Zain
Friday, November 18, 2005
"Ya Tuhan, datangkanlah kepada mereka seorang Rasul dari kalangan mereka yang akan membacakan ayat-ayat-Mu, dan mengajarkan kepada mereka al-Qur'an dan hikmah dan mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana" -=::{ TQS. alBaqarah (2): 129 }::=-
AlQur'an mengisahkan, bahwa doa di atas dipanjatkan oleh Ibrahim 'alayhi assalam ketika menyaksikan bahwa ummatnya telah dilanda krisi moral dan tauhid.
Ia mendambakan datangnya rasul yang dapat menuntun kepada jalan yang benar.
Allahpun mengabulkan doa Ibrahim dengan mengangkatnya menjadi Rasul.
Do'a di atas sangat baik dibaca ketika kaum muslimin sedang dilanda krisis kepemimpinan, krisis moral dan aqidah seperti sekarang.
Kita sangat merindukan hadirnya pemimpin yang peduli terhadap sesama dan berupaya menegakkan syari'at Allah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Wednesday, November 16, 2005
Kisahku ketika nyasar di Bandung
Nyasar he..he..he.. Bukan bahasa tepat mungkin, karena memang tidak ada hubungannya dengan kesasar. :D Berawal dari silaturrahim ke tempat keluarga di jawa barat... Saat berangkat, dengan dalih pengiritan dana, maka perjalananpun ditempuh dengan bis ekonomi, alias estafet. Perjalanan semula lancar tidak ada halangan sedikitpun, kemudian masalah muncul ketika sampainya di Cirebon, padahal perjalanan masih kurang lebih 2 jam lagi. Dasarnya memang nggak tahu kebiasaan di Terminal situ, kaget juga pas tahu kalo' terminal itu jam 9 malam sudah sepi, aneh... padahal rata-rata di daerah Jawa timur yang namanya terminal itu 24 jam non-stop ditambah lagi terminal Cirebon saat itu hujan lebat, ya udah deh akhirnya keluar terminal dan menunggu bis jurusan jakarta, ternyata itupun tidak gampang karena setelah 3 jam menunggu baru dapat, itupun nggak dapat tempat duduk.... tapi nggak apalah yang penting sampai. Walhasil perkiraan semula sampai di tempat tujuan sekitar jam 8-9 malam, akhirnya sampai jam 00.30-an malam, untungnya keluarga baik semua, jadi ditungguin pas datang :) Permasalahan tidak hanya sampai di situ Pada saat ingin kembali ke Malang, kebetulan ada teman yang bisa di ajak bareng, karena tidak satu asal, ya udah akhirnya diputuskan ketemuan di stasiun Bandung, yang dianya sudah beli tiket duluan untuk kereta Mutiara Selatan kelas Bisnis. Dengan dalih yang sama, pengiritan dana + pengen bareng satu kereta, akhirnya tanya tiket kereta yang dinaiki temen ada yang sisa apa tidak, ternyata habis dan kereta itulah Kereta bisnis yang terakhir, karena baru 1 jam kemudian ada kereta ke arah Surabaya kelas Executive. itupun yang terakhir pula, hmmm... dari pada nunggu besok ya sudah aku putuskan untuk beli yang kelas eksekutif.... dengan keberangkatan pukul 18.30 Bandung - Surabaya (Bisnis) = Rp. 130.000,- sedangkan untuk kelas executive = Rp. 220.000,- pengennya ngirit, tapi.................... :D habis deh THR he..he..he..
|
|

/// Ekstra





* * *
/// Fase Bulan
/// Sepatah KataDalam hidup manusia apapun itu semua terkadang perlu mengalami proses, entah proses menjadi lebih baik atau bahkan sebaliknya menjadi lebih buruk, bisa dibilang proses itu adalah satu keniscayaan dalam kehidupan. Begitu juga dengan blog ini, masih dalam proses penyelesaian menuju yang lebih baik.......... semoga ^^ Hakeem bin Zain 24 September 2005 Saat blog ini baru dibuat Selamatkan Palestina...!!
|
|